Pebisnis dan Karyawan

Seorang pebisnis dan karyawan adalah dua hal yang selalu dibanding-bandingkan. Banyak sekali pikiran-pikiran yang muncul dan saling bertabrakkan jika membahas lebih baik mana menjadi seorang pebisnis atau karyawan. Satu sisi yang mendukung bisnis adalah mereka menganggap bahwa menjadi seorang pebisnis sangat menyenangkan karena keuangan mereka sendiri yang mengaturnya, mereka sendiri yang pegang. Satu sisi yang lain yang mendukung bekerja untuk orang lain menganggap bahwa menjadi seorang karyawan sangat nyaman karena keuangan mereka telah terjamin meskipun di awal bulan.

Apa yang kedua sisi nyatakan adalah fakta dan kebenarannya bersifat mutlak. Namun hal tersebut masih dalam lingkup perspektif masing-masing individu yang menjalankannya. Pebisnis dan karyawan adalah titel bagi mereka yang pada dasarnya memikirkan tentang uang dan kehidupan yang layak.

Menjadi seorang pebisnis adalah jalan yang sulit ditempuh karena di awal melangkah kita akan merasakan pahitnya jatuh dan bangun menjalankan bisnis yang kita geluti. Namun seperti halnya obat yang pahit saat dimakan dan mengenakkan badan setelahnya, begitupula pada seorang pebisnis yang merasakan pahit jatuh bangun saat membangun bisnisnya namun pada waktu berikutnya ia akan merasakan hasil jerih payahnya.

Menjadi seorang karyawan adalah jalan yang juga sulit karena kita harus berhadapan dengan banyaknya pengangguran yang ingin bekerja pula mengisi jabatan sebagai karyawan. Setelah tercapai kita masih berhadapan lagi dengan sesama karyawan sederajat agar bisa dipromosikan dan kemudian naik level dan seterusnya. Namun pada waktu berikutnya sebagai seorang karyawan juga akan mendapatkan hasil jerih payahnya.

Pebisnis dan karyawan memiliki integrasi yang kuat. Tidak ada karyawan tanpa pebisnis dan sebaliknya tidak ada pebisnis tanpa karyawan. Simbiosis yang seyogyanya saling membutuhkan dan menguntungkan. Dan bisa dikatakan pula bahwa pebisnis-lah yang mengatur keuangan si karyawan. Namun di samping itu karyawan juga-lah yang menciptakan keuangan si pebisnis.

Pilihan mana yang kita pilih adalah yang paling tepat menurut kita. Memilih menggeluti bisnis pilihan yang tepat. Memilih menjadi karyawan sebuah perusahaan juga suatu pilihan yang tepat. Keduanya adalah pilihan yang tepat, hanya saja niat kita-lah yang sebenarnya menjadi kunci utama penentu kesuksesan kita dalam hidup baik sebagai pebisnis maupun karyawan.