HOME
Home » Analisis bisnis » Bisnis budidaya » Analisa Usaha Budidaya Pembesaran Ikan Patin

Analisa Usaha Budidaya Pembesaran Ikan Patin

Posted at August 24th, 2015 | Categorised in Analisis bisnis, Bisnis budidaya

Berikut Analisa Usaha Budidaya Pembesaran Ikan Patin secara lengkap.

Cara Persiapan Lahan

  1. Bersihkan kolam dan keringkan dahulu sebelum diisi air
  2. Taburkan garam grasak untuk membasmi jamur saat penjemuran kolam
  3. Gemburkan tanah sebelum diisi air bila kolam tanah

Cara Pemupukan Lahan

  1. Jemurlah pupuk kandang yang sudah difermentasi mengunakan cairan gula dan ragi tape
  2. Setelah pupuk dijemur 2 hari masukan ke dalam karung
  3. Setelah pupuk dimasukan karung lubangi karung mengunakan paku
  4. Barulah masukan kolam diberi pemberat batu
  5. Isi air sampai ketinggian 50cm dan berikan pupuk UREA satu sendok makan ke dalam kolam
  6. Diamkan air selama 4 hari sebelum ditebar benih

Cara Persiapan Penebaran Benih Ikan Patin

  1. Siapkan ember untuk perendaman benih ikan sebelum ditebar
  2. Isi air ke dalam ember secukupnya ( usahakan air dari kolam yang akan ditebari benih Patin)
  3. Rendamlah benih ikan patin selama 15 menit untuk adaptasi dengan air kolam yang baru

Cara Penebaran Benih Ikan Patin

  1. Masukan benih yang sudah diadaptasikan ke dalam kolam
  2. Masukan secara pelan

Untuk menampung benih ikan untuk di jual kembali sebaiknya lakukan seperti di atas.

Data Usaha budidaya ikan lele Patin
Kolam ukuran 7 x 10 meter dengan kedalaman air 120 cm

  1. Ukuran bibit 1 inch sebesar sedotan air minum sebanyak 6.000 ekor
  2. Pakan apung merek pf.1000 isi 10kg/sak. harga persak 130 ribu/sak membutuhkan 3 sak
  3. Pakan apung merek 781-2 isi 30kg/sak, harga 200 ribu/sak membutuhkan 2 sak
  4. Pakan tambahan alami bisa di berikan limbah rumah tangga dan sayur busuk dari pasar

MODAL UNTUK BIBIT IKAN PATIN

Total modal keseluruhan

  • Benih Patin Rp 900.000
  • Pakan pf.1000 Rp 390.000
  • Pakan 781-2 Rp 600.000
  • Obat Rp 25.000

Keuntungan

  • Harga konsumsi ikan Patin Rp 14.000
  • Prakiraan hasil penghitungan umum selama 7 bulan,panen 1kg isi 3 ekor. jadi 6.000 ekor ikan
  • Patin di bagi 3 ekor = 2.000 kg dikalikan harga konsumsi Rp 14.000/kg =Rp 28.000.000
  • Pendapatan jual = Rp 28.000.000 di kurangi modal Rp 1.915.000
  • Keuntungan = Rp 26.085.000

source: http://www.bibitikan.net

Tags :

No comment for Analisa Usaha Budidaya Pembesaran Ikan Patin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post to Analisa Usaha Budidaya Pembesaran Ikan Patin

Meraih Banyak Kesuksesan Dengan Bisnis Lebah Madu

Meraih Banyak Kesuksesan Dengan Bisnis Lebah Madu

Posted at February 3, 2016

Meraih Banyak Kesuksesan Dengan Bisnis Lebah Madu Madu merupakan salah satu produk yang sangat laku di pasaran. Manfaatnya sangat banyak, antara lain, dapat digunakan... Read More

Analisa Usaha Jualan Singkong Keju dengan Gerobak

Analisa Usaha Jualan Singkong Keju dengan Gerobak

Posted at September 19, 2015

Berikut analisa usaha jualan singkong keju dengan gerobak secara lengkap Cara pembuatan dan bahan singkong kejuBahan : 500 gram singkong Minyak goreng untuk menggoreng Bumbu Halus... Read More

Bisnis Budidaya Jamur Merang dengan Kardus

Bisnis Budidaya Jamur Merang dengan Kardus

Posted at September 5, 2015

Bisnis budidaya jamur merang dengan kardus adalah salah satu bisnis yang bisa dijalankan dengan skala besar maupun rumahan. Jamur merang adalah tumbuhan jamur yang bisa... Read More

Bisnis Budidaya Cabe Rawit dengan Polybag

Bisnis Budidaya Cabe Rawit dengan Polybag

Posted at September 4, 2015

Bisnis budidaya cabe rawit dengan polybag adalah bisnis sampingan yang cocok bagi Anda yang memiliki waktu luang di rumah. Budidaya dengan media polybag dengan skala... Read More

Bisnis Ternak Ayam Kampung

Bisnis Ternak Ayam Kampung

Posted at September 3, 2015

Bisnis ternak ayam kampung adalah bisnis yang menguntungkan. Ayam kampung adalah hewan ternak paling dominan dan cocok dipelihara di Indonesia. Selain mudah dipelihara dan diternakkan,... Read More