Cara Mengkombinasikan Tanaman Hias dan Serba-Serbinya

bisnis tanaman hias
Cara Mengkombinasikan Tanaman Hias dan Serba-serbinya

Tanaman hias dapat dinikmati dari keindahan bunga ataupun daunnya. Namun, ternyata bunga dan daun sangatlah beragam, baik dari warna maupun bentuknya. Alangkah, bahagianya bila kita dapat menghadirkan keragaman tanaman hias cantik di halaman rumah.

Kini keragaman tanaman hias dapat dilihat hanya pada satu tanaman saja lho. Tidak hanya sebagai solusi untuk lahan yang sempit, keindahan kreasi gabungan warna atau bentuk menjadi keunggulan juga. Bahkan, tanaman hias hasil kreasi yang kita buat dapat lebih indah dari asalnya. Tanaman tersebut dikenal dengan nama tanaman hias kombinasi. Tanaman ini memiliki lebih dari satu karakter dan didapatkan dengan menggabungkan dua tanamaan hias yang berbeda atau bahkan lebih dari dua.

Biasanya di toko tanaman hias hanya terdapat satu jenis tanaman hias dalam satu pot. Bukankah itu membosankan? Namun apabila terdapat tanaman kombinasi, biasanya si penjual akan menjual tanamannya dengan harga tinggi. Mari sekarang kita menanam dan membuat variasi tanaman kombinasi sendiri di rumah. Beginilah caranya!

Alat yang digunakan :
– Tanaman ( dua jenis yang berbeda)
– Gunting pangkas
– Pisau
– Kantong plastik transparan
– Tali raffia
– Label dan tali pengikat label (jika perlu)

Cara Melakukan :
Terdapat dua cara dalam penggabungan tanaman hias. Yaitu sambung pucuk dan sisipan. Namun dalam artikel ini hanya membahas cara mengkombinasikan tanaman dengan cara sambung pucuk.

Cara Sambung Pucuk

  1. Potong pucuk tanaman 10-15 cm dari batang pokok.
  2. Buang 3-4 helai daun di bawah potongan untuk mengurangi penguapan.
  3. Belah dua ujung hasil potongan sepanjang 1-1,5 cm sebagai tempat untuk menempel batang atas.
  4. Ambil pucuk tanaman lain yang berbeda bentuk atau warna dengan batang bawah. Diameter batangnya sama dengan diameter batang bawah dengan panjang 15-20 cm. pucuk tanaman yang terlalu panjang bisa dipotong bagian atasnya bila pucuk masih muda. Namun, dapat pula dipotong bagian bawahnya bila sudah cukup tua.
  5. Buang 3-4 helai daun dekat pangkal potongan hingga tersisa 3-4 helai daun pada pucuk. Potong daun sisa menjadi ΒΌ bagiannya. Tujuan pembungan daun untuk mengurangi penguapan.
  6. Iris pangkal potongan batang pada kedua sisi yang berlawanan sehingga menjadi pipih dan runcing ke ujungnya. Panjang irisan sama dengan belahan pada batang bawah (1-1,5 cm).
  7. Masukkan batang atas ke dalam ujung batang bawah yang terbelah.
  8. Ikat sambungan dengan tali plastik transparan agar tidak goyah.
  9. Sisakan tali plastik transparan sebagai alat untuk mengikat kantong plastik.
  10. Tutup bagian yang telah disambung, lalu iikat dengan tali plastik sisa. Penutupan batang bertujuan agar tidak terkena hujan dan panas serta menghindari penguapan yang berlebihan.
  11. Lakukan tahapan penyambungan pucuk hingga selesai untuk bagian cabang lainnya satu per satu, lalu tempatkan tanaman di tempat teduh atau tidak terkena matahari secara langsung.

Kira-kira seperti itulah serba-serbi melakukan penggabungan tanaman hias. Mulai saat ini Anda tak perlu lagi membeli tanaman hias kombinasi yang mahal. Karena Anda dapat melakukannya sendiri. Bahkan tanaman kombinasi ini dapat dijadikan peluang bisnis juga. Anda dapat membuka toko tanaman atau bahkan mem-posting foto tanaman Anda ke internet untuk dijual. Bisnis tanaman kombinasi juga masih terbilang jarang, sehingga Anda memiliki peluang yang cukup besar.