Meraih Banyak Kesuksesan Dengan Bisnis Lebah Madu

bisnis lebah madu

Meraih Banyak Kesuksesan Dengan Bisnis Lebah Madu

Madu merupakan salah satu produk yang sangat laku di pasaran. Manfaatnya sangat banyak, antara lain, dapat digunakan untuk masker wajah dan memerahkan bibir. Madu yang sangat nikmat pun dihasilkan dari lebah madu.

Lebah dapat dibedakan menjadi dua, yaitu lebah yang hidup soliter dan hidup berkoloni. Jenis lebah soliter lebih banyak dibanding yang berkoloni. Lebah madu sendiri merupakan serangga sosial yang hidup berkoloni. Dalam satu koloni terdapat lebah ratu (queen), lebah pejantan (drone) dan lebah pekerja (worker bees), ketiganya memiliki tugas yang berbeda. Berikut klasifikasi lebah sosial:

Phylum: Arthropoda (binatang beruas-ruas)

Subphylum: Mandibulata

Klas: Insekta (serangga)

Subklas: Pterygota

Ordo: Hymenoptera

Subordo: Clistogastra

Superfamili: Apidea

Famili: 1. Bombidae (lebah biasa)

  1. Meliponidae (lebah madu tanpa sengat)
  2. Apidae (lebah madu)

Nah, lebah Apidae ini lah penghasil madu sejati. Menurut perkiraan, lebah sudah menghasilkan madu sejak peripde Cretaceous atau 100 juta tahun silam. Lebah madu mengubah nektar yang dihasilkan tanaman menjadi. Selanjutnya madu akan disimpan dalam sarang lebah. Lebah madu pun dalam bekerja tidak ada istilah sikut-sikutan, perselisihan, rebutan makanan.

Lebah ratu bukanlah “penguasa” keluarga lebah. Melainkan semacam “mesin petelur”.  Lebah ratu menghasilkan telur 1500/hari.  Hanya terdapat satu lebah ratu di setiap sarang. Lebah jantan memiliki tugas mengawini ratu. Lebah pekerja adalah lebah yang paling banyak dalam koloni lebah.

Apa kalian tahu bentuk apa sarang lebah?

Sarang lebah madu berbentuk segi enam. Lebah benar-benar membuat perhitungan yang tepat pada sudut-sudut heksagonal tersebut yaitu 120 derajat padahal mereka membangun sarang dari sel-sel tempat penyimpanan madu dari sudut yang berbeda hingga akhirnya mereka bertemu ditengah.

Lalu, apa saja yang dapat dihasilkan dari lebah? Apakah memilimi nilai ekonomis yang tinggi? Ya tentu saja. Berikut diantaranya:

  1. Madu
  2. Royal Jelly
  3. Tepung Sari (polen)
  4. Lem Lebah (propolis)
  5. Malam Lebah
  6. Bisa Lebah (beevenom)
  7. Pupa
  8. Sarang Lebah
  9. Penyerbukan (polinasi)

Pertama, madu memiliki manfaat sebagai berikut:

  1. Madu sebagai obat
  2. Madu sebagai suplemen
  3. Madu mengatasi penyakit diabetes
  4. Merawat kecantikan dengan madu
  5. Minum madu sebagai gaya hidup

Selain kita dapat menjual madu yang dihasilkan oleh lebah. Kita juga bisa mulai dengan beternak lebah. Beternak lebah tidak menggunakan lahan yang luas, bahkan bisa dilahan samping rumah. Lebah yang diternak adalah Apis indica atau Apis cerana. Dalam satu koloni (kotak lebah atau stup) terdiri dari seekor lebah ratu, beberapa ratus ekor lebah jantan dan 20-40.000 lebah pekerja. Madu yang dihasilkan mencapai 5-10 kg per koloni per tahun. Banyak sekali bukan? Semakin banyak koloni yang ada semakin banyak madu yang dihasilkan. Terdapat beberapa cara dalam beternak lebah. Peralatan yang dibutuhkan untuk beternak lebah:

  1. Pengasap (smoker)
  2. Topeng muka (masker)
  3. Pengungkit (hive tool)
  4. Sarung tangan (bee glove)
  5. Alat pemberi makan (feeder frame)
  6. Karungan ratu (queen cage)
  7. Alat untuk memasang pondasi sarang
  8. Sikat lebah (bee brush)
  9. Penyekat ratu (queen excluder)
  10. Penyangga peti (standard)

Jika sudah mempersiapkan semua peralatan yang dibutuhkan untuk memulai usaha peternakan lebah. Bisa langsung memulai mengisi bibit lebah, sebaiknya gunakan lebah madu dengan jenis unggul. Tak lupa untuk mempersiapkan kotak lebah (stup) terlebih dahulu. Nah, jika sudah mengisi kotak dengan bibit lebah madu, pastikan disetiap kotak terdapa satu lebah ratu. Jagalah kebersihan stup, jangan sampai ada cicak, kupu-kupu, atau hama lainnya. Lalu, sering-seringlah periksa kotak lebah, dan memberi lebah makan. Setelah dirasa madu sudah masak (tanda-tandanya ialah sel-sel tabung madu telah tertutup) silakan panen masu tersebut dengan cara: sediakan alat pengasapan (smoker), buka tutup stup perlahan, dekatkan alat pengasapan ke dalam stup supaya lebah yang kena asap tidak menempel pada sisiran madu. Kemudian angkat tempat sarang perlahan-lahan tegak lurus ke atas. Jika ada lebah yang menempel pada sarang disikat saja supaya lebah jatuh kedalam stup. Potonglah sarang sengan pisau dan sisakan kira-kira setebal 1 cm dari tempat menempelnya sarang. Setelah tempat sarang dikembalikan lebah-lebah akan segera membuat sarang lagi. Lalu madu pun siap dipisahkan menggunakan ekstraktor.

Bisnis lebah serta madu ini mempunyai peluang yang besar di Indonesia. Banyak pelajaran yang dapat diambil oleh manhsia dari kehidupan lebah, mulai dari pengorganisasian struktur kehidupan koloni, membangun sarang dengan pemilihan bahan yang tepat dengan matematika yang rumis serta hasil kerja mereka yang amat sempurna dan berguna untuk manusia.