Kiat-kiat Menjadi Pemandu Wisata Sebagai Penghasilan Tambahan

Kiat-kiat Menjadi Pemandu Wisata Sebagai Penghasilan Tambahan

Tour Guide atau pemandu wisata merupakan pekerjaan yang cukup menantang dan mengasyikan. Kita dapat jalan-jalan sambil memperoleh penghasilan tambahan. Kita bisa bergaul dengan orang-orang yang berasal dari segala penjuru tanah air atau bahkan mancanegara. Kita bisa saling berbagi atau bertukar pengalaman dengan mereka. Selain itu, jika mendapatkan tamu turis asing, maka kita dapat mempraktikkan kemampuan berbahasa asing secara gratis dari para native speaker.

Kemampuan berkomunikasi secara luwes, kemampuan menghibur orang lain, serta mencairkan suasana kaku, merupakan trik dan prasyarat penting agar bisa tampil sebagai pemandu wisata top. Seorang pemandu wisata harus siap berteman dengan siapa saja. Yang juga perlu dipersiapkan adalah pengetahuan yang besar tentang budaya Indonesia, serta seluk-beluk tempat wisata dan tahu tempat-tempat dimana para wisatawan membeli souvenir atau oleh-oleh dari Indonesia.

Kita bisa memperoleh job secara rutin di akhir minggu dengan cara menghubungi biro-biro perjalanan wisata atau hotel-hotel. Secara “bergerilya”, bisa juga mendekati turis-turis untuk menawarkan diri sebagai pemandu wisata mereka. Untuk guide berstatus lepas, honor biasanya dihitung per ja atau per hari. Besar nilai nominal uang yang diperoleh tergantung kesepakatan antara sang pemandu wisata dan turis yang dipandunya.

Tentu saja ada sumber pendapatan yang tidak kalah menggiurkan, yakni tips dari wisatawam yang dipandu. Tips itu pasti diberikan jika yang si turis merasa puas dengan pelayanan guide Anda. Beberapa toko kerajinan atau toko oleh-oleh biasanya juga akan memberikan tips kalau guide bisa membawa wisatawan membelanjakan uangnya di sana, apalagi dengan jumlah yang dibilang cukup banyak. Tapi tetaplah memilih toko oleh-oleh atau toko souvenir yang memasang harga wajar dan barang-barang yang dijualnya terpercaya, sehingga meskipun tipsnya sedikit kecil, tetapi kita bisa memuaskan kedua belah pihak (baik pemilik toko oleh-oleh maupun pihak turis).

Berikut Analisis BREAK EVEN POINT

*Analisis ini bertujuan untuk memudahkan Anda

Investasi Awal

  • Peralatan dan Perlengakapan : Rp. 200.000,-

Biaya Operasional (per bulannya)

  • Promosi, Transportasi, Komunikasi (selama 1 bulan) : Rp. 150.000,-

Analisis BEP (Break Even Point)

  • Pendapatan per bulan (sekitar 5 job) : Rp. 1.000.000,-
  • Total Biaya Operasional per bulan : Rp. 150.000,-
  • Laba per bulan : Rp. 850.000,-

BEP = Investasi Awal ÷ Laba per Bulan = Rp. 200.000,- ÷ Rp. 850.000,-  = <1 bulan

Analisis ini tidak sepenuhnya mutlak, ini tergantung dari investasi awal Anda dan pematokan upah kerja Anda sendiri.

Nah, kira-kira begitulah kiat-kiat menjadi seorang tour guide. Ternyata mudah bukan? Bahkan Anda bisa memulainya dari sekarang. Apabila kerjaan aebagai pemandu wisata ini hanya sebagai kerja sambilan, maka Anda bisa mengambil jam kerja sebagai tour guide pada saat hari libur. Maka tunggu apa lagi?