6 Hal Yang Harus Dipersiapkan Untuk Memulai Suatu Usaha

Hal Yang Harus Dipersiapkan Untuk Memulai Suatu Usaha

Banyak masyarakat di Indonesia yang ingin membuka usaha, namun tidak sedikit dari mereka yang belum mengetahui apa saja yang harus dipersiapkan untuk memulai suatu usaha. Beberapa hal yang harus kita persiapkan untuk memulai suatu usaha dapat disebut 6M, antara lain:

  1. Money

Money atau uang ini memang salah satu hal utama yang harus sangat dipersiapkan. Karena uang adalah modal yang akan digunakan nanti untuk memulai suatu usaha. Misalnya, kita ingin membuka usaha keraninan tanah liat. Uang ini akan dijadikan modal utama untuk memulai usahanya, bisa digunakan untuk membeli material dengan kualitas tinggi yang akan digunakan, membayar tenaga kerja, membayar rumah toko yang akan di sewa, dan lain-lain.

  1. Material

Material adalah bahan-bahan yang akan digunakan untuk memulai suatu usaha ini. Bahan-bahan yang digunakan pula harus yang memiliki kualitas tinggi atau dapat dikatakan bagus. Karena, salah satu alasan orang-orang membeli suatu produk adalah kualitasnya. Produk dapat dikatakan bagus apabila material untuk membuat produk tersebut memiliki kualitas yang bagus pula. Contohnya, dalam usaha kerajinan tanah liat, material yang harus digunakan adalah tanah liat dengan kualitas tinggi, yang memenuhi syarat tanah liat yaitu bebas gelembung udara, plastis, dan memiliki kemampuan bentuk.

  1. Man

Man yang memiliki arti manusia dalam bahasa inggris ini merupakan hal selanjutnya yang harus dipersiapkan oleh seseorang untuk memulai suatu usaha. Man ini memiliki maksud tenaga kerja yang akan bekerja nanti dalam pelaksanaan usaha kita. Usaha yang terbilang sukses juga karena tenaga kerja yang ada didalamnya. Tenaga kerja yang digunakan pun harus memenuhi syarat kemampuan, atau keahlian dalam bidangnya. Sebagai contoh, usaha kerajinan tanah liat ini menerima tenaga kerja yang mempunyai kreativitas yang tinggi, keuletan, ketekunan, jujur, kerja keras, dan lain-lain.

  1. Method

Method atau metode adalah cara yang digunakan oleh tenaga kerja untuk menghasilkan produk dengan kualitas tinggi. Metode yang digunakan dapat bermacam-macam, asal masih dalam kategori yang lazim dan positif. Contoh dalam usaha kerajinan tanah liat ini, kita dapat menggunakan metode slabing, pinching, press, cor, throwing wheel, dan pilin untuk menghasilkan produk tanah liat yang layak untuk dipasarkan.

  1. Machine

Machine disini memiliki maksud alat-alat yang akan digunakan. Kembali, kita harus memperhitungkan modal yang kita punya untuk membeli alat yang harus kita gunakan. Seperti contohnya dalam usaha tanah liat, kita membutuhkan alat putar untuk membuat produk dari tanah liat. Kita juga membutuhkan cetakan untuk membuat produk tanah liat dengan metode press atau cor. Sebaiknya, gunakan alat yang sudah terjamin kualitas pemakaiannya, yang tidak mudah rusak dan mudah untuk dirawat serta yang paling penting adalag berstandar SNI (Standar Nasional Indonesia).

  1. Market

Market atau pasar. Sebelum kita memulai suatu usaha, kita harus memahami terlebih dahulu kebutuhan pasar, dan kebutuhan konsumen. Kita juga harus memperhitungkan peluang terjualnya produk kita dalam pasar tersebut. Kita juga harus memenuhi selera konsumen, serta tau tren masa kini. Karena, tren juga berpengaruh terhadap penjualan suatu produk, kita bisa mengikuti tren sehingga produk kita dapat laku terjual. Misalnya usaha kerajinan, saat itu sedang tren motif tribal, kita bisa menggunakan motif tersebut dalam finishing produk tanah liat yang kita buat. Selain, produk kita sudah memiliki motif tren saat itu, kita juga harus tahu barang apa yang sedang dibutuhkan di pasaran.

Misalkan, banyak konsumen mencari vas bunga, kita bisa membuat vas bunga dengan motif tribal dengan macam-macam bentuk. Selain vas bunga memang dibutuhkan, motif nya juga sangat menarik.

Di atas adalah hal utama yang harus dipersiapkan untuk memulai suatu usaha. Selain hal utama di atas, kita harus mempersiapkan faktor dalam diri kita pula untuk memulai suatu usaha. Seperti mental, mental kita pun harus siap menerima segala resiko apapun.