Usaha Pembesaran dan Budidaya Belut

Usaha Pembesaran dan Budidaya Belut

Budidaya belut dan pembesaran belut adalah peluang usaha yang sangat bagus. Belut termasuk dalam jenis ikan tawar yang pasar nasional maupun internasionalnya masih sangat terbuka lebar. Belut memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi salah satunya sebagai sumber protein dan sumber energi.

Di Indonesia permintaan terhadap belut cukup besar. Bisa kita lihat di pasar tidak sedikit yang menjual belut dan di berbagai toko oleh-oleh kuliner belut juga tak jarang dijumpai. Hal tersebut menandakan bahwa potensi bisnis dengan produk belut di Indonesia sangat bagus.

Budidaya belut bisa dilakukan dalam kolam permanen maupun semi permanen. Kolam permanen yang sering dipakai antara lain kolam tanah, sawah, dan kolam tembok. Sedangkan kolam semi permanen antara lain kolam terpal, drum, tong, kontainer plastik dan jaring.

Beberapa material yang bisa dijadikan bahan membuat lumpur/media tumbuh antara lain, lumpur sawah, kompos, humus, pupuk kandang, sekam padi, jerami padi, pelepah pisang, dedak, tanaman air, dan mikroba dekomposer.

Pemanenan belut juga sama seperti ikan tawar lainnya. Terdapat dua cara memanen budidaya belut, panen sebagian dan panen total. Panen sebagian dilakukan dengan cara memanen semua populasi belut, kemudian belut yang masih kecil dipisahkan untuk dipelihara kembali.

Pangsa pasar yang tebuka lebar dan persaingan yang tidak terlalu ketat menjadikan usaha pembesaran dan budidaya belut memiliki prospek yang bagus.