Analisis Usaha Jual Abon Ikan Tuna

abon-ikan
Usaha jual abon ikan tuna adalah salah satu bisnis kuliner yang menjanjikan. Dengan modal kecil kita bisa mendapatkan keuntungan yang besar. Bisnis tersebut bisa dijalankan sebagai bisnis rumahan. Proses pembuatan produk yang tidak begitu sulit, dan pemasaran yang sudah terjamin tentunya menjadi alasan yang bagus mengapa bisnis kuliner abon ikan sangat bagus prospeknya.

Berikut ulasan singkat mengenai analisis bisnis kuliner ikan tuna

MODAL

Untuk pembelian peralatan
wajan = Rp 180.000
mesin spiner maksindo = Rp 1.980.000
plastik = Rp 13.000
lain-lain = Rp 30.000
TOTAL = Rp 2.203.000

Untuk pembelian bahan baku selama satu bulan :
ikan tuna = Rp 1.220.000
bumbu-bumbu = Rp 22.000
lain-lain = Rp 23.000
TOTAL = Rp 1.265.000

Untuk biaya operasional selama satu bulan :
biaya listrik = Rp 25.000
biaya air = Rp 45.000
TOTAL = Rp 70.000

Harga Pokok Produksi (HPP) :
biaya bahan baku + BOP ( Rp 1.265.000 + Rp 70.000) = Rp 1.335.000

TOTAL MODAL = (Rp 2.203.000 + Rp 1.265.000 + Rp 70.000) = Rp 3.538.000

KEUNTUNGAN

Asumsi penjualan
Penjualan per hari sebanyak 35 bungkus = (35x Rp 6.500) = Rp 227.500
Jika perbulan = (35 x 30 hari x Rp 6.500) = Rp 6.825.000

Keuntungan kotor :
Total penjualan – total HPP = Rp 6.825.000 – Rp 1.335.000 = Rp 5.490,000

Keuntungan bersih :
Total keuntungan kotor- BOP = Rp 5.490,000 – Rp 70.000 = Rp 5.420,000

Pendapatan dari penjualan
penjualan bersih = Rp 6.825.000
pembelian = Rp 1.335.000
Laba Kotor = Rp 5.490.000

Biaya Usaha
biaya listrik = Rp 25.000
biaya air = Rp 45.000
total biaya usaha = Rp 70.000

Laba bersih selama satu bulan = Rp 5.420.000

sumber data: http://www.tokomesin.com