Analisis Lengkap Usaha Gerobak Burger Ikan Laut

gerobak burger
Usaha gerobak burger ikan laut adalah salah satu peluang usaha yang menjanjikan dengan modal kecil. Burger adalah makanan cepat saji khas negara barat. Dalam perkembangannya bisnis burger mulai merambah di pasar Indonesia terutama di kota besar.

ikan laut sebagai tambahan dalam burger

Baca artikel tentang burger ikan laut di sini

Membuka usaha dengan gerobak adalah cara yang cukup berhasil untuk berbisnis dengan modal yang ringan. Jika Anda tinggal di kota besar dengan potensi pariwisata yang tinggi dan banyak turis mancanegara seperti Bali, Jogja, Bandung dan Jakarta, maka Anda bisa mencoba untuk membuka bisnis gerobak makanan fast food seperti burger.

Berikut analisis lengkap usaha gerobak burger ikan laut dan keuntungannya

  1. Modal awal peralatan
    Etalase/gerobak     = Rp 2.400.000
    Alat masak              = Rp 800.000
    Alat makan             = Rp 200.000
    Meja kursi               = Rp 600.000
    Perlengkapan lain = Rp 300.000
    ———————————-
    Total Investasi       = Rp. 4.300.000
  2. Jangka waktu pemakaian
    • Masa pemakaian elase atau gerobak  = 3 tahun
    • Masa pemakaian peralatan masak     = 3 tahun
    • Masa pemakaian peralatan makan    = 1 tahun
    • Masa pemakaian meja dan kursi        = 2 tahun
    • Masa pemakaian perlengkapan lainnya = 1 tahun

     

  3. Biaya Operasional Per Bulan
    Biaya Tetap :
    Penyusutan etalase/gerobak 1/36 x Rp. 2.400.000 = Rp 66.666
    Penyusutan alat masak 1/36 x Rp. 800.000 = Rp 22.222
    Penyusutan alat makan 1/12 x Rp. 200.000 = Rp 16.666
    Penyusutan meja kursi 1/24 x Rp. 600.000 = Rp 25.000
    Penyusutan perlengkapan lain 1/12 x Rp. 300.000 = Rp 25.000
    Gaji karyawan = Rp 600.000
    ———————————-
    Total Biaya Tetap = Rp 730.554
  4. Biaya Variabel :
    Daging ikan dan cumi ( Rp. 200.000 x 30 hari) = Rp 6.000.000
    Tepung tapioka/sagu (Rp. 100.000 x 30 hari) = Rp 3.000.000
    Telur (Rp. 50.000 x 30 hari) = Rp 1.500.000
    Bumbu + sayuran (Rp. 100.000 x 30 hari) = Rp 3.000.000
    Gas 3 kg (Rp. 17.000 x 30 hari) = Rp 500.000
    Sewa tempat = Rp 500.000
    Biaya listrik dan kebersihan = Rp 100.000
    ———————————-
    Total Biaya Variabel = Rp 14.600.000
    Total Biaya Operasional = Rp 15.330.554
  5. Pendapatan per Bulan
    Penjualan Burger Ikan : 60 porsi x 10.000 x 30 hari = Rp 18.000.000
  6. Keuntungan per Bulan
    Laba = Total Pendapatan – Total Biaya Operasional = Rp 18.000.000 – Rp 15.330.554 = Rp 2.669.446
  7. Lama Balik ModalLama balik modal = Total Investasi / Keuntungan = Rp 4.300.000 / Rp 2.669.446 = 1.6 bulan (50 hari)Jadi, keuntungan yang biasa diperoleh adalah Rp 2.669.446 serta lama balik modal adalah sekitar 50 hari atau 1 bulan lebih.

Referensi dari http://www.tokomesin.com