Analisis Lengkap Bisnis Jual Pempek Palembang

Analisis Lengkap Bisnis Jual Pempek Palembang
Bisnis jual pempek Palembang merupakan bisnis kuliner dengan prospek yang bagus. Modal yang ringan dan untung yang lumayan besar menjadi kelebihan utama dari bisnis kuliner ini. Pempek adalah makanan khas Palembang, namun makanan ini sudah menjadi makanan nasional dan kita bisa menemukan penjualnya di banyak daerah.

Meski semakin maraknya penjual-penjual pempek dan mengakibatkan banyak jenis dan rasa pempek yang berbeda, namun pempek Palembang-lah yang menjadi favorit. Menjalankan bisnis pempek Palembang bisa menggunakan gerobak maupun warung sederhana. Peluang usahanya pun lebih terbuka lebar, kini di banyak daerah prospek pempek Palembang sangatlah bagus.

Bagi Anda yang ingin membuka usaha jual pempek Palembang berikut probisnis.Net berikan analisis lengkap bisnis jual pempek Palembang,

  1. Asumsi masa pemakaian alat
    • Masa pemakaian gerobak/etalase 4 tahun.
    • Masa pemakaian kompor dan tabung gas 4 tahun.
    • Masa pemakaian wajan dan spatula 4 tahun.
    • Masa pemakaian saringan minyak 3 tahun.
    • Masa pemakaian toples atau wadah makanan 3 tahun.
    • Masa pemakaian meja dan kursi 4 tahun.
    • Masa pemakaian peralatan makan 3 tahun.
    • Masa pemakaian peralatan pendukung lain 3 tahun.

     

  2. Investasi
    Gerobak / etalse = Rp 2.600.000
    Kompor, serta tabung gas = Rp 240.000
    Wajan serta spatula = Rp 120.000
    Saringan minyak = Rp 60.000
    Toples = Rp 150.000
    Peralatan makan= Rp 240.000
    Meja serta kursi = Rp 300.000
    Peralatan lain (pisau, talenan dll) = Rp 130.000
    Total Investasi = Rp 3.840.000
  3. Biaya Operasional per Bulan
    Penyusutan gerobak / etalase 1/48 x Rp. 2.600.000 = Rp 54.166
    Penyusutan kompor serta tabung gas 1/48 x Rp. 240.000 = Rp 5.000
    Penyusutan toples 1/36 x Rp. 150.000 = Rp 4.166
    Penyusutan wajan, spatula 1/48 x Rp. 120.000 = Rp 2.500
    Penyusutan saringan minyak 1/36 x Rp. 60.000 = Rp 1.666
    Penyusutan alat makan 1/36 x Rp. 240.000 = Rp 6.666
    Penyusutan meja kursi 1/48 x Rp. 300.000 = Rp 6.250
    Penyusutan peralatan lain 1/36 x Rp. 130.000 = Rp 3.611
    Total Biaya Tetap = Rp 84.025
  4. Biaya Variabel
    Daging ikan tenggiri (6 kg x Rp. 32.000/kg x 30 hari) = Rp 5.760.000
    Tepung sagu (6 kg x Rp. 7.000/kg x 30 hari) = Rp 1.260.000
    Minyak goreng (3 liter x Rp. 12.000/ liter x 30 hari) = Rp 1.080.000
    Bahan lainnya : daun bawang serta telur (Rp. 30.000 x 30 hari) = Rp 900.000
    Aneka bumbu (Rp. 40.000/hari x 30 hari) = Rp 1.200.000
    Gas 3 kg (Rp. 17.000 x 30 hari) = Rp 510.000
    Kantong plastik (Rp. 12.000/hari x 30 hari) = Rp 360.000
    Listrik = Rp 50.000
    Sewa tempat = Rp 400.000
    Retribusi = Rp 80.000
    Total Biaya Variabel = Rp 11.600.000
    Total Biaya Operasional = Rp 11.684.025
  5. Pendapatan per Bulan
    Penjualan pempek = 200 buah x Rp. 3.500 x 30 hari = Rp. 21.000.000
  6. Keuntungan per Bulan
    Laba = Total Pendapatan – Total Biaya Operasional = Rp. 21.000.000 – Rp. 11.684.025 = Rp. 9.315.975
    Lama Balik Modal = Total Investasi : Laba = Rp. 3.840.000 : Rp. 9.315.975 = 14 hari

JENIS-JENIS PEMPEK PALEMBANG

jenis-jenis-pempek-palembang

Referensi:http://www.tokomesin.com